Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

07 Januari 2015

Mobil Niaga Jadi Tumpuan Utama Mitsubishi di Sumatera


Liputan6.com, Bukittinggi - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengakui, penjualan kendaraan di pasar Sumatera masih didominasi kendaraan niaga. Secara khusus, mobil dikelas Commercial Vehicle (CV) dan Light Commercial Vehicle (LCV) masih menjadi tumpuan pabrikan.

"CV dan LCV dominan. Sementara untuk passenger car, model Mirage dan Pajero masih yang paling banyak dibeli di Sumatera," ujar Bisnis Manager PT andalas Motor, Surya Kokanda kepada wartawan beberapa waku lalu.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa Padang berkontribusi sebesar 15 persen dari seluruh penjualan kendaraan Mitsubishi di Sumatera. Total pasar di wilayah Sumatera Barat, kata Surya, mencapai 1.600 unit per bulan.

"Dari seluruh pasar Sumbar, 25 persen dipegang Mitsubishi," imbuh dia.

Diuraikannya, LCV yang terdiri dari Tritor Single Cabin, T120SS dan I300 berkontribusi sebesar 60 persen terhadap penjualan, diikuti segmen CV melalui Colt Diesel serta Fuso dengan 25 persen. Untuk kelas passengger car, model Triton Double Cabin, Mirage, Outlander, dan Pajero mewakili 15 persen penjualan Mitsubishi di Sumbar hingga Riau.

"Adanya Delica akan memperkuat line-up di kelas passengger car," imbuh Surya.

PT Andalas Berlian Motor, yang merupakan jaringan penjualan utama di Sumbar menyakini, penjualan mobil Mitsubishi akan mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan ekonomi. (Gst/Des)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar