Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

13 Februari 2015

Mobil Injeksi Brebet ? Bersihkan Mass Air Flow Sensor

Gejala mobil injeksi brebet sebenarnya bisa disebabkan oleh banyak hal seperti pengapian tidak pas, gangguan pada sensor, injector yang kotor, dan lainya. Namun yang kerap terjadi adalah MAF atau mass air flow sensor yang kotor. Ini terjadi karena kurangnya perawatan terutama dalam membersihkan filter udara.
Mass Air Flow Sensor
Mass Air Flow Sensor
Mungkin anda bertanya-tanya kenapa mobil injeksi brebet bisa disebabkan oleh kotornya MAF? Pada mobil yang telah menggunakan engine management system maka pengontrolan injeksi bahan bakar di sesuaikan dengan jumlah udara yang masuk. Nah untuk mengukur jumlah udara yang masuk ini salah satunya dengan menggunakan mass air flow sensor. Karena kotoran menumpuk di MAF, maka akibatnya tegangan output akan kacau. Hal ini menjadikan penginjeksian bahan bakar tidak tepat sehingga mesin terasa brebet. Jika anda mengalami hal demikian, tenang saja karena bisa diatasi dengan membersihkanya. Cukup modal Rp 100 ribu MAF akan bersih kembali dan mobil tidak mbrebet lagi.
Untuk membersihkan MAF dari kotoran gunakan contact cleaner yang bisa anda dapatkan di toko elektronik ataupun toko otomotif. Namun jangan sekali-kali menggunakan karburator maupun injector cleaner karena akan meninggalkan residu. Pertama-tama lepaskan socket MAF sensor dengan cara menekan penguncinya dan kemudian menariknya. Pada Mazda 2, anda bisa setelah socket terlepas anda bisa langsung melepas MAF sensor dari housing. Pada mobil-mobil lain tinggal menyesuaikan saja. Setelah terlepas tinggal semprot saja dengan menggunakan contact cleaner ke seluruh bagian MAF sensor. Diamkan sekitar 5 menit agar cairan mongering. Setelah dipastikan semua kering terutama dibagian dalam mass air flow sensor pasang kembali ke housing, jangan lupa pasang juga socketnya. Nah sekarang tinggal hidupkan mesin maka mobil sudah tidak brebet lagi. Selamat mencoba….

Penyebab Suspensi Mobil Keras atau Rusak

Faktor kenyamanan dalam sebuah mobil tentu menjadi factor yang tidak bisa ditinggalkan. Banyak aspek yang mendukung kenyamanan mobil ini salah satunya adalah kondisi suspensi. Apa jadinya jika suspensi ini telah rusak atau ayunanya terlau keras. Imbasnya tentu kenyamanan dalam berkendara akan berkurang. Terlebih lagi saat bermanuver di tikungan, mobilpun akan menjadi tidak stabil. Lalu apa penyebab rusaknya suspensi ini?
Penyebab Suspensi Mobil Keras adalah bocornya oli pada sock absorber, sehingga gerakan kembali dari suspensi akan berlangsung secara cepat yang mengakibatkan suspensi terasa keras. Habit mengendara juga berperan pada bocornya oli tersebut. Gaya mengemudi yang menyebabkan suspensi cepat rusak seperti saat melibas lubang dengan kecepatan tinggi, atau justru mengerem saat melalui jalan berlubang. Saat di rem maka beban kendaraan akan bertumpu di depan, dengan demikian suspensi bekerja lebih ekstra. Nah selain itu ada beberapa penyebab suspensi mobil keras diantaranya adah sebagai berikut:
  1. Pemasangan Upper Mounting Tidak tepat
    Apabila bearing upper mounting meleset maka akibatnya suspensi atau sockbreker tidak bisa duduk dengan benar. Akibatnya suspensi bekerja melebihi batas. Oleh karena itu dalam pemasangan suspensi harus diperhatikan betul jangan sampai meleset.
  2. Sering Berkendara di Jalan Berlubang
    Jika anda sering mengendarai mobil di jalan yang berlubang tentu dampaknya akan mempercepat usia pakai suspensi. Hal ini karena suspensi bekerja lebih berat dan melampaui batasnya. Apalagi mobil anda adalah jenis hatchback atau sedan.
  3. Usia pakai
    Hal ini memang tidak bisa dihindari, jika usia pakai suspensi sudah lama maka bisa jadi oli didalamnya bocor sehingga suspensi mobil terasa keras. Bocornya oli ini sebenarnya bisa diamati secara visual. Jika terlihat oli di badan suspensi bisa jadi oli suspensi telah bocor. Indikasi lain bisa dilihat adanya debu yang menempel tebal di bagian tententu. 
Jika oli sockbrecker sudah bocor sebenarnya ada beberapa bengkel yang bisa memperbaikinya. Biasanya disebabkan oleh silnya yang sudah rusak. Namun jika mau tak ambil resiko ya ganti dengan yang baru. Demikianlah ulasan mengenai suspensi mobil yang keras. Semoga info ini bisa bermanfaat untuk anda…