Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

17 Oktober 2016

Bayar Pajak Kendaraan Cukup dari ATM

 

Jakarta, KompasOtomotif – Kemudahan demi kemudahan dilahirkan untuk semakin meringankan wajib pajak kendaraan bermotor. Paling baru, diluncurkan 22 Juni 2016 lalu, adalah layanan e-Samsat. Para wajib pajak bisa membayar pajak tahunan mobil atau motor cukup via mesin ATM. Dikutip dari NTMC Korlantas Polri, (12/7/2016), layanan itu digulirkan dengan syarat, wajib pajak harus memiliki rekening Bank DKI. 

Lalu, nama di nomor rekening harus sama dengan pemilik kendaraan yang tertera pada STNK. Menurut Kepala Seksi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Tartono, e-Samsat hanya bisa dipakai untuk mengurus pajak satu tahunan saja. Pembayaran dilakukan ATM Bank DKI, lalu masuk ke pilihan menu ”pembayaran”. Setelah itu, pilih layanan ”PKB/STNK”. Sistem akan meminta wajib pajak memasukkan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang hendak dibayar pajaknya. 

Ikuti perintah selanjutnya hingga transaksi pembayaran. Anda wajib memasukkan jumlah pembayaran dan menyimpan struk. Sebagai catatan, struk pembayaran harus dibawa ke kantor Samsat untuk dilakukan pengesahan STNK. Saat ini, di setiap Kantor Samsat di Jakarta sudah memiliki loket khusus untuk mereka yang membayar lewat e-Samsat. Penting diingat, sesudah melakukan pembayaran via ATM, pembayar pajak tak bisa menunda melakukan pengesahan lebih dari tiga hari. Jika hal ini terjadi, wajib pajak harus membuka blokir dahulu di Kantor Samsat, lalu mengurus pengesahannya. Layanan e-Samsat ini hanya bisa dipakai untuk membayar pajak pokok saja. Apabila ada denda, maka tak bisa dibayar lewat e-Samsat, tetapi datang ke Kantor Samsat.selamat mencoba Mitsubishi lovers

11 Oktober 2016

Pilih mana oli konvensional atau sintetis untuk mobil anda ?




Jakarta (Mitsubishilovers) - Mau pakai oli sintetis atau yang biasa (konvensional)? Itulah pertanyaan yang selalu muncul ketika otolovers hendak mengganti oli kendaraan bermotor, entah pertanyaan itu muncul dari mekanik bengkel atau dari diri Anda sendiri.

Mudahnya, kebanyakan orang akan menjawab dengan sederhana "pakai yang bagus aja", dan biasanya dengan merujuk ke brand tertentu yang Anda percaya dengan membiarkan mekanik bengkel membantu memilihkannya.

Cara gampang lainnya, lihatlah petunjuk pada buku manual, jika di situ merekomendasikan bahwa mobil Anda sebaiknya menggunakan oli sintetis, maka lakukanlah.

Bagi banyak konsumen, apakah akan mengeluarkan banyak uang untuk membeli oli sintetis ketika mengganti oli kendaraan adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab.

Produsen oli sintetis menjanjikan umur pakai dan performa yang lebih baik jika dibandingkan dengan oli konvensional, tapi itu butuh biaya tinggi--mungkin dua kali lebih mahal harganya. Lalu, apakah itu sepadan dengan uang ekstra yang Mitsubishilovers keluarkan?

Biasanya, kendaraan performa tinggi akan lebih membutuhkan oli sintetis, seperti yang sudah bermesin turbocharged atau supercharged. Namun, jika kendaraan Anda bukan dari kategori yang benar-benar memerlukan oli sintetis, pilihannya menjadi rumit dan tidak ada jawaban yang jelas.

Oli sintetis umumnya berumur pakai lebih lama dibanding oli konvensional--biasanya 12.000 km hingga 16.000 km, kadang-kadang sampai 24.000 km--, dibanding 5000 km sampai 12.000 km untuk oli konvensional.

Tapi, meskipun punya umur lebih panjang, dan dengan frekuensi ganti oli yang mungkin setengah lebih sedikit dibanding oli konvensional, biaya yang harus otolovers keluarkan untuk setiap ganti oli lebih mahal--bisa dua kalinya.

Intinya, dengan oli sintetis, Anda tidak lebih sering ganti oli. Manfaat lainnya, oli sintetis bisa membuat mesin lebih bersih, aliran yang lebih baik pada suhu dingin, perlindungan yang lebih baik ketika suhu di luar panas, dan kinerja yang lebih baik untuk mesin turbocharged.

Selain sintetis dan konvensional, ada juga oli yang merupakan campuran keduanya. Seperti namanya, jenis ini adalah campuran dari sejumlah oli sintetis dan konvensional. Produsen oli ini mengambil jalan tengah--dengan harga lebih mahal dari oli konvensional tapi lebih murah dari oli sintetis.

Demikian juga usia pakainya, lebih panjang dari oli konvensional tapi lebih pendek dari oli sintetis. Namun, sekali lagi itu masih sulit dijabarkan karena produsen tidak memberikan alasan jelas mengenai klaim mereka.

Laboratorium pengujian independen cars.com pernah mengetes itu, dan hasilnya bahwa sintetis tidak selalu menghasilkan kinerja lebih baik dibanding oli konvensional.

Tapi, bagi mesin berusia tua dapat mengambil manfaat dari oli sintetis karena kemungkinan pengendapan yang lebih sedikit, mesin menjadi lebih bersih dan lancar.

Maka, jika kendaraan Anda oleh pabrikan tidak dianjurkan untuk menggunakan oli sintetis, sebaiknya Anda perlu melakukan analis biaya dan manfaat.

Mungkin tidak ada alasan menghabiskan lebih banyak uang untuk oli sintetis, kecuali untuk ketenangan hati dan pikiran. Semoga bermamfaat Mitsubishilovers.

07 Oktober 2016

Begini Cara Menyetel Kopling Manual Dan Hidrolik

Cara Menyetel Kopling Manual Dan Hidrolik - Kondisi jalanan yang macet seringkali membuat pengguna mobil dengan transmisi manual mengeluh. Kaki kiri terasa pegal karena harus menginjak kopling saat memindah gigi transmisi berulang kali. Apalagi jika setelan pedal kopling tidak pas, pasti kaki semakin pegal. Apabila pedal terlalu tinggi, maka kaki akan semakin berat menahanya. Tapi jika terlalu rendah, perpindah gigi juga tidak maksimal. Untuk itu pedal kopling perlu distel agar nyaman saat diinjak dan tidak membuat kaki pegal.




Menyetel kopling sebenarnya bisa dilakukan dirumah baik yang tipe manual yakni masih menggunakan kabel ataupun tipe hidrolik. Tapi kamu harus bisa membedakan keduanya. Karena meskipun dua duanya mudah dilakukan, memiliki cara yang sedikit berbeda. Jika sudah tahu perbedaanya, yuk simak langkah langkahnya dibawah ini:

Cara Menyetel Kopling Manual Dan Hidrolik

Pertama tama setelaha jarak pedal kopling sesuai keinginanmu. Untuk pengguna kopling manual seperti Toyota Avanza maka kamu bisa memutar baut penyetel yang berada dibagian gearbox. Putar kekiri untuk menambah tinggi main pedal dan sebaliknya. Sementara itu untuk yang tipe hidrolik seperti toyota inova, kamu harus kerja lebih ekstra. Pasalnya penyetelnya berada dibawah kemudi sehingga kamu harus ngolong terlebih dahulu. Carilah tuas penonjok master . Kendorkan kearah kiri untuk mengurangi atau putar kekanan untuk menambah tinggi pedal.


Khusus untuk kopling hidrolis, pedal kopling akan memiliki speleng saat mengurangi jarak main pedal kopling. Nah untuk mengatasi hal tersebut cukup putar baut setelan emenggunakan kunci 14 mm. Dan perlu diingat ketika sudah selesai menyetel jarak main pedal kopling hidrolis maka ada kemungkinan pedal kopling tidak sejajar dengan pedal rem. Hal ini wajar, jadi kamu tidak perlu panik.

Gimana mudahkan cara menyetel kopling manual dan hidrolik ini? So, jika kakimu sudah mulai pegal lantaran tinggi pedal tidak normal stel saja sendiri dirumah. Kamu bisa lebih menghemat karena tidak mengeluarkan ongkos. Selamat mencoba ya, semoga berhasil.