Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

26 Maret 2015

MPV "Sejuta Umat" Mitsubishi, dari Indonesia untuk Dunia

Jakarta, KompasOtomotif - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) mulai membangun pabrik barunya di Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, untuk memproduksi MPV "sejuta umat" mulai Agustus 2017. Indonesia dipilih menjadi basis produksi model baru ini dan akan memasok ke berbagai negara di dunia.

Osamu Masuko, Chairman of the Board dan CEO Mitsubishi Motors Corporation Mitsubishi Motor Corporation mengatakan, untuk tahap awal kapasitas produksi mulai akhir 2017 masih kecil, karena kapasitas pabrik dinaikan secara bertahap. Ekspor MPV baru bisa dilakukan setelah kapasitas ideal.

"Kami hanya punya beberapa bulan di 2017, paling produksi baru sekitar 25.000-30.000 unit dan akan kita fokuskan untuk pasar Indonesia dulu. 2018, baru mulai diekspor ke beberapa negara di ASEAN, seperti Thailand, Filipina, dan Vietnam," jelas Osamu di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2015).

Mitsubishi, mengaku tetap akan berusaha memenuhi keinginan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kuota ekspor 30 persen dari kapasitas produksi 160.000 unit per tahun. "Di 2019, ekspor diharapkan bisa dinaikan menjadi 40.000-50.000 unit, masuk ke beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika," lanjut Osamu.

Kondisi pasar domestik diharap terus tumbuh, lanjut Osamu, dan pada saat itu kapasitas pabrik bisa dinaikkan dari 160.000 menjadi 240.000 unit per tahun. Pabrik baru Mitsubishi dibangun di atas lahan 30 hektar dan ditargetkan menyerap tenaga kerja baru hingga 3.000 orang pekerja.

Osamu Masuko, Chairman of the Board dan CEO Mitsubishi Motors Corporation tengah mendnatangani plakat pabrik baru didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Generasi Baru Mitsubishi Pajero Sport Akan Dirakit di Bekasi

Bekasi, KompasOtomotif — Mitsubishi memastikan akan merakit generasi terbaru Pajero Sport di pabrik barunya di Bekasi, Jawa Barat, mulai April 2017. Indonesia akan menjadi negara ketiga di Asia yang merakit SUV menengah itu, setelah Thailand dan China.

"Pajero Sport model sekarang akan berhenti dipasarkan akhir tahun ini. Awal 2016 model terbaru Pajero Sport mulai dipasarkan dan setahun kemudian dirakit lokal di pabrik baru," jelas Osamu Masuko, Chairman of the Board dan CEO Mitsubishi Motors Corporation, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2015).

Osamu menjelaskan, saat ini penjualan Pajero Sport di Indonesia mencapai 13.000 unit per tahun. Dalam waktu dekat, Mitsubishi percaya bahwa penjualan SUV andalannya tersebut akan mencapai 22.000 unit.

"Dengan jumlah yang besar ini, kami mau merakit Pajero Sport di Indonesia," lanjut Osamu.

Berbeda dengan Toyota yang sudah mengalihkan basis ekspor Fortuner ke Indonesia dari Thailand, kebijakan Mitsubishi masih dalam status quo. Artinya, mempertahankan Thailand sebagai basis ekspor Pajero Sport, sedangkan produksi Indonesia hanya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Pabrik Mobil Baru Mitsubishi di Bekasi Mulai Dibangun

Hari Ini, Pabrik Mobil Baru Mitsubishi di Bekasi Mulai Dibangun Foto: Menperin Saleh Husin
Jakarta -Mitsubishi bakal membangun pabrik otomotif di Indonesia, setelah dikunjungi oleh Wapres Jusuf Kalla (JK) dan rombongan pada pekan lalu ke Jepang. Menperin Saleh Husin menyatakan, pabrik itu juga akan memproduksi kendaraan untuk diekspor.

"Mitsubishi berencana mengekspor 20 ribu unit per tahun dari total produksi angkutan penumpang sebanyak 80 ribu per tahun. Artinya, porsi ekspor mencapai 25 persen. Saya berharap ini terus meningkat dan dan diikuti produsen otomotif lainnya," ujar Saleh dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Selasa (24/3/2015).

Dia menyebut, pabrik yang akan berlokasi di Bekasi itu dapat menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga membuka peluang bagi masyarakat. "Pabrik itu berkapasitas produksi 160 ribu per tahun dan membuka lapangan kerja baru bagi 3.000 orang," imbuh dia.

Rencananya, Saleh akan menghadiri peletakan batu pertama dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia akan dilakukan pada hari ini. Nantinya Mitsubishi juga akan memproduksi komponen otomotif yang juga akan diekspor.

"Pabrik itu juga wujud kepercayaan dan optimisme investor global, seperti Mitsubishi Corporation Japan beserta mitra usahanya pada iklim bisnis dan investasi di negara kita," ungkap Menperin.

Apalagi, lanjutnya, Mitsubishi menjadikan Indonesia sebagai basis produksi beberapa model kendaraannya serta komponen di ASEAN bahkan di dunia saat ini.

Selain menciptakan lapangan kerja, Kementerian Perindustrian juga memperhitungkan potensi penambahan penerimaan pajak dan devisa. Pasalnya, Mitsubishi berencana mengekspor 20 ribu unit per tahun dari total produksi angkutan penumpang sebanyak 80 ribu per tahun.

"Mitsubishi menjadikan Indonesia sebagai basis produksi beberapa model kendaraannya serta komponen di ASEAN bahkan di dunia saat ini," ucap Saleh.