Osamu Masuko, Chairman of the Board dan CEO Mitsubishi Motors Corporation Mitsubishi Motor Corporation mengatakan, untuk tahap awal kapasitas produksi mulai akhir 2017 masih kecil, karena kapasitas pabrik dinaikan secara bertahap. Ekspor MPV baru bisa dilakukan setelah kapasitas ideal.
"Kami hanya punya beberapa bulan di 2017, paling produksi baru sekitar 25.000-30.000 unit dan akan kita fokuskan untuk pasar Indonesia dulu. 2018, baru mulai diekspor ke beberapa negara di ASEAN, seperti Thailand, Filipina, dan Vietnam," jelas Osamu di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2015).
Mitsubishi, mengaku tetap akan berusaha memenuhi keinginan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kuota ekspor 30 persen dari kapasitas produksi 160.000 unit per tahun. "Di 2019, ekspor diharapkan bisa dinaikan menjadi 40.000-50.000 unit, masuk ke beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika," lanjut Osamu.
Kondisi pasar domestik diharap terus tumbuh, lanjut Osamu, dan pada saat itu kapasitas pabrik bisa dinaikkan dari 160.000 menjadi 240.000 unit per tahun. Pabrik baru Mitsubishi dibangun di atas lahan 30 hektar dan ditargetkan menyerap tenaga kerja baru hingga 3.000 orang pekerja.
![]() |
| Osamu Masuko, Chairman of the Board dan CEO Mitsubishi Motors Corporation tengah mendnatangani plakat pabrik baru didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin. |

