Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

10 September 2015

Mengenal Jenis Asuransi Mobil , TLO atau All Risk

Mengenal Jenis Asuransi Mobil, TLO atau All Risk?
Tips Otomotif - Secara umum, asuransi adalah bentuk perlindungan bila terjadi hal yang tidak diinginkan pada aset yang kita miliki, baik itu jiwa, raga, dan harta-benda.
 
Khusus untuk asuransi kendaraan, tentunya yang dilindungi adalah kendaraan itu sendiri dari keteledoran kita ataupun kesalahan orang lain. Bahkan, asuransi juga dapat melindungi harta-benda kita dari faktor eksternal seperti bencana alam.
 
“Contoh sederhananya seperti ini, orang biasanya hanya memikirkan 'saya tidak akan menabrak, saya sudah bisa mengemudi dengan benar dan aman', tapi dia terkadang tidak memikirkan apakah orang lain juga seperti dia?” papar Laurentius Iwan Pranoto Sutanto, Head Marketing Communication & PR PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto), mengomentari kesadaran berasuransi masyarakat. “Nah, asuransi akan mengambil alih tanggung jawab finansial bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, baik karena kesalahan sendiri atau pun faktor eksternal lainnya.”
 
Namun semua itu membutuhkan biaya atau yang biasa disebut  premi asuransi. Premi dibayarkan pada setiap periode tertentu dan bervariasi karena tergantung pada jenis asuransi, nilai aset yang diasu­ransikan, dan paket perlindungan.
 
JANGAN SALAH PILIH ASURANSI
 
Ada banyak jenis asuransi mobil di luar sana. Perlu ketelitian untuk mendapat asuransi yang tepat.
 
Berdasarkan kondisi pertanggungannya, asuransi mobil dibagi menjadi dua. Pertama, Total Loss Only (TLO), yakni asuransi menjamin risiko 'total loss accident' atau biaya perbaikan mencapai 75% atau lebih dari harga kendaraan. Selain itu, 'total loss stolen' atau kehilangan akibat pencurian juga menjadi tanggungan dalam asuransi jenis TLO.
 
Untuk jenis ini, preminya cukup satu persen dari harga mobil. Tapi, jangan harap asuransi akan menanggung risiko jika kerusakan di bawah angka 75% tersebut.
 
Pilihan kedua, adalah komprehensif atau all-risk. “Penggunaan kata all-risk menimbulkan makna yang berbeda. Karena kata 'all-risk' memberikan arti bahwa segala kerusakan akan ditanggung oleh pihak asuransi, padahal tidak. Oleh karena itu, istilah all-risk sekarang diganti dengan komprehensif,” tutur Laurentius Iwan Pranoto Sutanto, Head Marketing Communication & PR PT Asuransi Astra Buana.
 
Asuransi jenis ini hanya menanggung kerusakan total atau total loss dan kerusakan sebagian atau partial loss. Namun, kerusakan yang dijamin oleh pihak asuransi pun memiliki batasan-batasan yang telah diatur. Contohnya, kerusakan akibat banjir, angin topan, atau gempa bumi, tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi, kecuali ada perjanjian perluasan tanggungan. Bagaimana dengan harganya?
 
Harga premi asuransi komprehensif memang lebih mahal (sekitar tiga persen dari harga mobil), namun akan sepadan dengan perlindungan yang diterima. Namun, pilihan tetap ada di tangan Anda. 
 

Mengenal Istilah dalam Asuransi Kendaraan

Adjustable premium
Hak perusahaan asuransi untuk mengubah tarif premi yang dikenakan kepada tertanggung tertentu, sebagai contoh pembaruan kontrak asuransi.
 
Banjir/Badai/ Gempa Bumi
Memberikan jaminan terhadap: kerugian keuangan atau kerusakan atas kendaraan akibat peristiwa geologi dan meteorologi seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, angin puyuh, badai, topan, tanah longsor, dan banjir.
 
Deductible (Own Risk)
Adalah jumlah sekian rupiah pertama dari suatu klaim yang tidak ditanggung oleh polis. Fungsinya: untuk menghindari klaim kecil-kecil dan agar tertanggung mau memperhatikan pencegahan kerugian serta untuk mengurangi kerugian yang dialami oleh penanggung.
 
Comprehensive (All Risk)
Atau dengan kata lain kerugian gabungan adalah memberikan jaminan kepada kerugian/kerusakan pada kendaraan bermotor dari segala resiko. 
 
Grace period (Masa Tenggang)
Jangka waktu setelah berakhirnya masa jatuh tanggal pembayaran premi di mana pembayaran premi masih bisa dilakukan tanpa dikenakan bunga. Selama jangka waktu ini, polis masih dianggap berlaku.
 
Klaim
Kerugian atau kerusakan yang diderita oleh tertanggung atas obyek yang diasuransikan yang disebabkan oleh resiko yang dijamin dalam polis.
 
Klausul
Merupakan bagian dari polis atau tambahan-tambahan yang dilekatkan kepada polis berkenaan dengan masalah tertentu dalam kontrak atau perjanjian asuransi atau bagian khusus dari polis atau endorsemen.
 
Penanggung
Badan  hukum yang menerima limpahan resiko tertanggung atau biasa disebut perusahaan asuransi.
 
Perbuatan jahat (Malicious damage)
Adalah tindakan seseorang yang dengan sengaja merusak harta benda orang lain karena dendam, dengki, amarah atau vandalistis, kecuali tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang berada di bawah pengawasan atau atas perintah tertanggung atau yang mengawasi atau menguasai harta benda tersebut, atau oleh pencuri atau perampok atau penjarah.
 
Personal accident (passengers & driver)
Memberikan jaminan terhadap kerugian fisik yang menyebabkan kematian atau cacat tetap para penumpang dari kendaraan bermotor yang diasuransikan sebagai akibat kecelakaan kenda­raan bermotor yang dibawa atau ditumpanginya.
 
Polis asuransi
Kontrak perjanjian antara penanggung dengan tertanggung tenang resiko yang akan dipertanggungkan. Lihat 9 Tips Memilih Asuransi Mobil yang Tepat.
 
Premi
Sejumlah uang yang dibayarkan oleh tertanggung kepada tertanggung atas obyek-obyek yang diasuransikan.
 
Risiko sendiri atau OR
Sejumlah nilai tertentu yang menjadi tanggung jawab tertanggung dalam setiap kejadian klaim.

Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH-III) atau Third Party Liability(TPL) memberikan jaminan terhadap kerugian yang diderita oleh pihak ketiga yang disebabkan oleh kenda­raan tertanggung.
 
Penggantian biaya-biaya dan atau bantuan ahli hukum berkenan kerugian dalam poin atas dengan syarat penanggung terlebih dahulu memberikan persetuuan tertulis atas pengeluaran biaya-biaya tersebut. Jaminan yang diberikan meliputi: kerugian keuangan, kerugian material, fisik.
 
Pengecualian terhadap jaminan ini adalah bagi:
 
☛ Para penumpang yang berada dalam kendaraan bermotor yang dipertanggungkan.
 
☛Bila tertanggung perorangan kepada istri atau suami atau anak-anaknya.
 
☛ Jika tertanggung Firma, CV, kepada perseronya.
 
☛ Jika tertanggung berbentuk PT kepada para pengurusnya.
 
☛ Kepada orang-orang yang bekerja dengan tertanggung dengan mendapat upah.
 
☛ Kepada hewan-hewan atau barang-barang yang menjadi milik tertanggung di bawah penjagaanya atau diangkat atau dimuat diatas atau dibongkar dari kendaraan yang dipertanggungkan.
 
Tanggung jawab hukum ini juga berlaku walaupun kendaraan tersebut dibawa oleh orang lain yang dengan seizin tertanggung dan sesuai persyaratan polis.
 
Tertanggung
Orang atau badan hukum yangmenjadi objek atau mengikuti plan asuransi.
 
Third party sharing agreement
Para penanggung yang menjadi anggota agreement ini sepakat bahwa apabila 2 pengendara mobil terlibat dalam suatu kecelakaan, dan kecelakaan itu menyebabkan orang ketika menagalami luka-luka, maka klaim pihak ketiga tersebut akan ditanggung bersama oleh para penanggung yang menjadi angota agreement itu.  Baca juga Mengenal Jenis Asuransi Mobil, TLO atau All Risk?
 

5 Tips perawatan Suspensi Mobil

Lima Tips Perawatan Suspensi Mobil Suspensi bertugas meredam getaran dan lonjakan, sehingga menjaga keseimbangan mobil dan mengurangi kejutan pada permukaan jalan yang tidak rata.
Agar suspensi tetap memberi kenyamanan dan tidak berubah menjadi keras, serta mengakibat­kan kurang nyaman saat dikenda­rai, berikut tipsnya.
1) Apabila sedang melintas polisi tidur, rel kereta api, dan jalan rusak, usahakan sepelan mungkin. Karena apabila melintas dengan kencang akan memperpendek umur suspensi.
2) Usahakan parkir di lintasan yang rata.
3) Apabila suspensi mengalami masalah, disarankan untuk segera diperbaiki atau diganti, agar tidak berdampak pada kerusakan komponen lain (engine mounting, ball joint, dan sebagainya).
4) Pastikan tekanan angin ban pada posisi yang tepat, sesuai dengan beban yang diangkut dan jalur yang akan dilalui.
5) Pastikan menggunakan suku cadang suspensi yang terbuat dari bahan terbaik.