Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

16 Mei 2015

Tips Merawat Accu Mobil Agar Berumur Panjang.

 
Meski ukurannya tidaklah besar namun Accu memiliki peran yang cukup penting. Oleh karenanya perawatan accu sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan dan kinerja accu tetap baik. Mengingat tugas accu adalah memutar mesin saat pertama kali starter, sehingga efek tidak kuat starter biasanya terjadi saat pagi hari. 
Salah satu caranya tentu perawatan rutin yang kita lakukan di bengkel-bengkel resmi. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar kondisi accu tetap baik dan maksimal usia pakainya sehingga tidak sesering mungkin mengantikan accu baru.
Berikut beberapa Tips yang dapat Anda lakukan agar Accu Mobil Anda berumur panjang seperti yang saya kutip dari salah satu situs, silahkan disimak :
Perawatan Accu Basah
Untuk accu basah, selalu cek kondisi air accu tetap diposisi antara lower dan upper. Tambahkan air accu botol biru (bukan accu zuur) jika jumlahnya sudah berkurang. Hal ini penting karena saat mesin hidup maka akan terjadi pengisian dari alternator ke accu yang bisa menimbulkan panas apabila air accu kurang. Saat air accu kurang maka terjadi panas di sel accu-nya dan bisa mengakibatkan melengkung. Risiko yang paling buruk, terjadi hubungan pendek di sel accu sehingga tidak bisa menyimpan arus.
Jaga kebersihan kutub accu dari jamur.
Apabila ada jamur yang menempel di kutub accu, segera disiram dengan air panas. Setelah itu lepas kutub accu, bersihkan dengan amplas halus, kemudian pasang kembali. Berikan grease (gemuk) secukupnya di bagian luar lingkar kutub accu agar tidak mudah terjadi karat.
Matikan lampu-lampu, AC dan audio sebelum mematikan mesin. 
Lebih baik lagi jangan langsung matikan mesin setelah semua kelistrikan dipastikan sudah mati. Tujuannya agar tetap terjadi pengisian di accu sehingga saat pagi hari starter akan lebih mudah karena stok strum di accu masih banyak.
Lepas Terminal Negatif Accu bila tidak digunakan
Apabila mobil dalam waktu lama tidak di pakai (lebih dari 1 minggu) sebaiknya melepas terminal negatif accu agar strum tidak terbuang terus-menerus. Lebih baik lagi jika mobil bisa dihidupkan setiap hari, sehingga tidak perlu melepas terminal negatif accu.
Hindari Menghidupkan Audio Saat Mesin Mati
Jangan terlalu sering menghidupkan audio saat mesin sedang mati karena saat mesin mati tentunya tidak ada pengisian namun kelistrikan tetap terpakai.
Normalnya, usia accu rata-rata 1.5 – 2 tahun, dan dengan perawatan dan penggunaan di atas maka usia accu bisa lebih maksimal.
Sekian postingan singkat tentang tips merawat accu mobil agar berumur panjang, semoga bermanfaat bagi pembaca semua.

Ban mobil retak, Ayo dianalisa !

ban retak
            Pembahasan seputar ban mobil sangat penting, bisa dikatakan ban mobil ini bagian komponen mobil yang membutuhkan perhatian tersendiri karena berhubungan dengan safety, terutama dari sisi perawatan dan pengecekanya. Langsung to the point, saya akan bahas hal-hal yang memungkinkan ban mobil bisa retak. Dari pengalaman pribadi dan interaksi dengan penjual ban, didapatkan beberapa point kesimpulan yang bisa memicu ban retak :
  1. Tekanan ban tidak ideal. Ini membutuhkan pengecekan secara berkala, jika ingin lebih mantab dan sewaktu waktu cek, beli pengecek tekanan sendiri. Dan perhatikan standar tekanan tiap mobil, khusus mobil Suzuki esteem standar tekanan tekanan banya 2,2 kgf/cm² sama dengan 3,2 psi, berlaku untuk depan dan belakang. tekanan ban ideal
  2. Mobil parkir di outdoor/ di luar ruangan, memungkinkan ban kepanasan dan kehujanan. Bisa memicu kerusakan ban juga.
  3. Ban mobil jarang dibersihkan dan dicuci, jika terkena lumpur, oli dan kotoran lainya membuat tidak awet.
  4. Ban sudah kadaluarsa. Cek sendiri kode ban, sepertinya tiap merek memiliki kesamaan kode umur ban. Disiplinlah dan mengecek masa kadaluwarsa, jika tidak mampu tanyakan ke penjual ban untuk lihat kode minggu keberapa dan tahun berapa pembuatanya. Ban yang baik setahu saya walaupun pola ban mulai habis, tidak mudah retak. Tapi jika ingin aman, pemakaian 2-3 tahun ganti, atau lebih cepat dari itu jika medan cepat merusak ban. Apalagi sering jarak jauh agar tidak kebanan/ban trouble di jalan (red- istilah jawa).  kode pembuatan ban
  5. Frekwensi pemakain dan medan yang berbeda.
  6. Merek dan kasta ban memiliki daya tahan terhadap retak yang berbeda-beda. Untuk yang satu ini, point ke enam ini sekaligus point pertanyaan. kode tahun pembuatan ban 1012 (artinya minggu ke 10, 12 menunjukkan tahun 2012)