Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

23 Maret 2015

Hindari Pakai High Heels Saat Nyetir Bagi Ladies

Liputan6.com, Jakarta - Dalam berbagai survey, pengemudi perempuan dikatakan lebih banyak menjadi korban kecelakaan dibandingkan perempuan. Menurut pembalap nasional, Rifat Sungkar, penggunaan alas kaki seperti high heels atau wedges turut menjadi penyebab insiden di jalan.

"Saat menggunakan high heels atau wedges, pengereman bisa tidak tepat. Misalnya, begitu ia bilang injak rem 5 cm, maka kenyataannya akan lebih dari itu," kata Rifat.

Kelebihan pengereman ini dikarenakan perempuan akan lebih sulit memperkirakan kedalaman injakan rem. Hal ini juga berlaku saat menginjak gas.

Karena itu, menurut Rifat perempuan yang ingin aman dalam berkendara harus menggunakan alas kaki yang rata. Selain itu, alas kaki ini juga harusnya khusus hanya untuk mengemudi.

"Kalau nyetir perempuan harus menyediakan alas khusus yang rata," sarannya.

Sementara itu, menurut Rifat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengemudi perempuan agar mereka aman sasaran pelaku kriminal.

Disela-sela peluncuran Rifat Drive Labs (RDL) di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, Selasa (10/3/2015), ia menyarankan agar komponen kaca telah dilapisi dengan lapisan anti pecah. Hal ini dilakukan agar terhindar dari kejahatan yang biasanya dilakukan dengan terlebih dulu memecahkan kaca mobil.

"Kalau ban mobil pecah, jalankan saja jangan diberhentikan. Jangan khawatir, biasanya kan mobil itu ada asuransinya. Selain itu lapisi pula kabel body dengan alumunium agar tidak mudah rusak," tambahnya.

Selain itu, Rifat juga menyarankan agar tetap sedia charger dan pulsa yang terisi penuh agar bisa menghubungi nomor emergensi kapan saja. "Bawa charger dan pulsa," tutup Rifat.