Posisi duduk ternyata memiliki peran penting untuk terhadap keselamatan dan kenyamanan saat mengemudi.
Liputan6.com, Jakarta - Di sela-sela peluncuran Rifat Drive Labs (RDL) di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, pada hari ini (10/3/2015), pebalap nasional Rifat Sungkar turut memberikan sejumlah kiat mengemudi yang baik dan benar.
Ia
memberikan tips dasar mengenai duduk yang benar ketika menyetir.
Idealnya, kata Rifat, posisi duduk harus membuat pengendara dalam
keadaan nyaman juga siaga.
Pertama, bebernya, posisi duduk yang
benar dapat membuat pengendara berkomunikasi dengan pengendara lain;
kedua, mampu memantau situasi di luar; ketiga, tidak mudah lelah dan
selalu sigap; dan keempat, mudah mengantisipasi saat merasakan gejala
awal mobil kehilangan keseimbangan.
Lebih lanjut kata Rifat,
situasi tersebut bisa didapatkan jika posisi duduk pengemudi menyandar
sempurna pada jok, sebab posisi ini membuat badan pengemudi lebih tegak.
Terlebih lagi, pengemudi dipastikan tidak mudah lelah dan mampu
menguasai kemudi dengan sempurna.
Diakui Rifat, mayoritas
pengemudi masih belum memahami pentingnya mengatur posisi duduk yang
benar. Maka tak heran, bila dilapangan banyak pengemudi yang lebih suka
duduk dengan posisi condong ke belakang demi aspek kenyamanan. Padahal,
posisi ini membuat pengemudi sulit mengontrol kemudi.
Merokok di mobil dapat timbulkan bau yang bertahan lama (Foto: washnrolltn.com)
Liputan6.com, Jakarta - Merokok adalah salah satu
kebiasaan yang sulit dihentikan termasuk saat mengemudi. Hal ini pada
akhirnya membuat bau tidak asap menempel, bahkan tak jarang bau tak
sedap membuat jengkel penumpang.
Menghilangkan bau rokok di
mobil memang cukup sulit. Sebab, Anda harus menghilangkan bau di dua
tempat sekaligus, yaitu pada karpet dan jok, serta yang lebih sulit
adalah menghilangkannya pada sistem sirkulasi udara.
Perlu biaya yang tidak sedikit untuk membersihkan sistem sirkulasi
udara. Tetapi tenang, dengan cara di bawah ini, Anda dapat menghilangkan
bau asap rokok tanpa sisa. Berikut caranya sebagaimana yang dilansir Carsdirect, Senin (16/3/2015).
Langkah pertama
Langkah yang perlu dilakukan pertama-tama adalah menyingkirkan semua sampah dan mengelap interior dengan pembersih. Gunakan vacuum cleaner untuk jok dan karpet hingga tidak tersisa sampah apapun di dalam mobil.
Langkah kedua
Untuk menghilangkan bau asap dari jok, gunakanlah penghilang bau
berbahan dasar enzim. Umumnya, penghilang bau ini cukup mahal, tetapi
cukup sesuai dengan manfaatnya. Anda tinggal menyemprotkannya di seluruh
bagian dalam mobil.
Langkah ketiga
Langkah selanjutnya adalah menghilangkan bau pada sistem saluran
udara. Untuk itu, Anda memerlukan pengharum ruangan atau penetral bau.
Parkirkan mobil Anda di tempat yang berventilasi baik, misalnya di luar
ruangan jika memang cuacanya mendukung. Kemudian, nyalakan mesin dengan
pintu mobil terbuka.
Langkah keempat
Tahap selanjutnya adalah membersihkan air intake yang berhubungan dengan penyejuk dan pemanas udara. Pada sebagian besar mobil, air intake
ada di bawah kaca depan. Anda hanya perlu menyemprotkan pewangi
langsung pada sistem. Pewangi tersebut akan menetralisir semua saluran
udara yang dilalui asap rokok.
Langkah kelima
Masih melanjutkan tahap keempat, aturlah suhu ke tingkat paling panas. Saat itu, terus semprotkan pewangi ke dalam air intake sampai tidak mencium bau apapun. Dengan udara yang panas, pewangi akan membersihkan ducting, blower, dan inti pemanas.