Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

12 Maret 2015

Komunitas Mobil Mitsubishi

Klub Pajero Indonesia Satu / PI1


Klub Pajero Indonesia Satu atau lebih dikenal dengan Pajero Indonesia One (PI1 dibaca pe-i-wan ato pi-wan) didirikan dan dilandasi dengan azas kekeluargaan dan kebersamaan sesama anggota serta saling mengisi dengan sharing (berbagi) triks dan tips seputar Kendaraan Mitsubishi Pajero. Selain itu PI1 tetap memperhatikan kepedulian sosial kepada masyarakat yang kurang beruntung melalui kegiatan bakti sosial.

Link Klub Pajero Indonesia Satu (PI1)

Website Klub Pajero Indonesia Satu (PI1)

Twitter Klub Pajero Indonesia Satu (PI1)


2. Pajero Sport Lovers @KASKUS (PSL@Kaskus)



PSL@Kaskus adalah komunitas terbuka yang tidak memiliki struktur organisasi dikarenakan asas kebersamaan dan kesetaraan yang digunakan untuk pengambilan keputusan bersama. Setiap keputusan di PSL@Kaskus diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai aklamasi ataupun vote.

Link Kaskus

3. Pajero Owners Community Indonesia (POC)



Pajero Owners Community (POC) terbentuk di Jakarta pada tanggal 24 Juli 2010, dengan tujuan menjalin persaudaraan dan saling tukar menukar informasi (sharing) mengenai Kendaraan Mitsubishi Pajero khususnya Pajero Sport dengan sesama pengguna di Indonesia.

Link Pajero Owner Community Indonesia (POC)

Link Website POC (Pajero Owner Community)

Link Facebook POC (Pajero Owner Community)


Komunitas Mobil Mitsubishi Mirage

Indonesia Mirage Club

Di tengah-tengah kesibukannya mengerjakan tugas akhir, Adia, seorang mahasiswa tingkat akhir Teknik Fisika, Institut Teknologi Surabaya, berinisiatif untuk membuat thread tentang City Car Mirage di web Kaskus pada tanggal 11 Januari 2013, sebuah jaringan sosial terpopuler di Indonesia.

Awalnya thread ini dibuat hanya sebagai media bagi para pemilik/pengguna City Car Mirage untuk berbagi pengalaman dalam menentukan pilihan terhadap Mirage dan pengalaman selama menggunakan Mirage.

Akhirnya thread ini pun berkembang menjadi media informasi dan rujukan  bagi  mereka yang sedang kebingungan/kesulitan dalam memilih City Car yang sesuai.

Sebagai media yang mewadahi komunitas pemilik/pengguna Mirage tentunya membutuhkan satu nama dan logo yang mewakili dan bisa menjadi ikon yang mudah dikenal dan diingat, melalui kreatifitas yang dimiliki para pemilik Mirage dan kemudian melalui pemilihan yang demokratis akhirnya dipilih nama IMEC  (Indonesian Mirage Club) dan Logonya (ada 2 tipe logo yang digunakan oleh IMEC).






Link Indonesia Mirage Club

Official Website IMEC

IMEC Kaskus

IMEC Facebook

Komunitas Mobil Mitsubishi Outlander Sport


1. Outlander Sport Club Indonesia


Tanggal 11-12-13 bukan sekadar menjadi deretan angka yang istimewa, tapi juga menjadi momen penting bagi sejumlah orang. Yup, ini merupakan hari berdirinya Outlander Sport Club (OSC).
Agar komunitas yang baru beranggotakan 15 orang dari dalam dan luar Jabodetabek ini menjadi besar, maka OSC membentuk susunan pengurus dengan menunjuk Tjandra Ary Purnomo sebagai ketua.
“Selain sebagai wadah berkumpul atau bertukar informasi, OSC akan selalu mengkampanyekan nilai safety driving, awarness, family relationship, talent and hobbies, sharing, dan partnership and friendship,” ucap sang ketua dalam sambutannya.

Link Outlander Sport Club Indonesia
Outlander Sport Club Indonesia Website

Outlander Sport Club Indonesia Facebook

Outlander Sport Club Indonesia Twitter

Outlander Sport Club Indonesia Instagram

2. MITOSI ( Mitsubishi Outlander Sport Indonesia )

Ingin hemat BBM ..., Begini caranya


mengemudi-mobil-ilustrasi-_120408104419-789

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Cara mengemudi yang benar dapat menghemat BBM yang harganya semakin tinggi seiring meningkatnya harga minyak dunia. Menghemat BBM tentunya berarti menghemat dana.
“Perilaku berkendara yang benar adalah salah satu faktor penting dalam mencapai konsumsi bahan bakar yang efisien,” kata District Manager PT Shell Indonesia Armita Indradini ketika menggelar jumpa media dalam rangka Shell Fuel Economy di Jakarta.
Shell Fuel Economy adalah salah satu program PT. Shell Indonesia untuk mengedukasi masyarakat mengenai perilaku berkendara yang benar. Berikut tips-nya:
  • Menjaga jarak kendaraan dengan mengantisipasi pergerakan kendaraan lain sehingga tidak perlu berakselerasi dan mengerem mendadak.
  • Gunakan gigi tinggi dengan mengoptimalkan putaran mesin 2.000 RPM dan naikkan posisi gigi tertinggi sesuai kebutuhan.
  • Kurangi kerja mesin dengan mematikan AC ketika tidak diperlukan.
  • Kurangi bobot kendaraan karena semakin banyak beban kendaraan berarti semakin banyak beban kerja mesin yang menguras BBM.
  • Rencanakan perjalanan anda dengan mencari rute terbaik atau jalan alternatif serta perbanyak informasi lalu lintas seperti titik-titik kemacetan.
  • Perlambat kendaraan 10 persen lebih cepat di atas 80 km/jam artinya jika anda mengenderai mobil di atas 80 km/jam maka jumlah bahan bakar yang dikeluakan akan lebih banyak 10 persen – 20 persen.
Sumber : Republika Online

Cara dongkrak mobil yang aman


dongkrak 

Mendongkrak mobil terlihat sebagai sebuah pekerjaan mudah. Ya, memang begitu kenyataannya. Sayangnya, ketika pekerjaan ini dikaitkan dengan keselamatan, maka belum banyak pengguna mobil yang mengetahui prosedur yang semestinya.

Berikut ini DapurPacu.com akan memberikan poin-poin penting yang perlu diketahui dan dijalankan ketika mendongkrak mobil dengan aman:

1. Posisi
Parkir mobil di permukaan datar/rata. Ini penting agar titik tumpu mobil pada dongkrak tidak bergeser. Kemudian, luruskan posisi ban depan.
2. Hentikan
Lakuan beberapa tindakan agar mobil tidak bergerak maju atau mundur. Pertama, posisikan tuas transmisi pada posisi “P” (transmisi otomatis) atau dorong ke titik “gigi 1″ (transmisi manual). Kedua, tarik tuas rem parkir (biasa disebut rem tangan) atau injak pedal rem parkir (untuk mobil dengan rem parkir model pedal).
Supaya meningkatkan keselamatan, gunakan dua balok kayu atau batu bata merah sebagai pengganjal salah satu roda yang akan menjadi titik tumpu ketika mobil didongkak. Letakkan satu balok di depan roda, dn satu sisanya di belakang. Apabila Anda masih memiliki sepasang balok kayu, lakukan hal yang sama pada ban lain yang sejajar dengannya. Umpamanya, pada kedua ban depan atau pada kedua ban belakang yang akan menjadi tumpu.
3. Peralatan
Siapkan atau keluarkan peralatan, seperti dongkrak dan tongkat pengungkitnya dari dalam mobil.
4. Buku Manual
Lihat buku manual untuk posisi titik tumpu dongkrak terbaik pada mobil Anda. Langkah ini penting agar terhindar dari slip ketika Anda mendongkrak. Umumnya, titik terbaik untuk mendongkrak terdapat di antara batang gardan dekat suspensi atau pada bagian bawah bodi yang menjadi rangka utama.
5. Hindari Masuk Kolong
Jangan pernah memasukkan tubuh atau bagian dari tubuh, seperti tangan, ke kolong mobil ketika mendongkrak. Ini perlu demi keselamatan Anda apabila terjadi dongkrak slip.  Karena itu, gunakan tongkat pengungkit yang panjang sehingga Anda dapat memutarnya dari sisi mobil.
6. Ketinggian
Naikkan dongkrak hingga ketinggian ban mencapai sekitar 15 cm. Hindari mendongkrak lebih tinggi guna mengurangi dampak gravitasi yang menyebabkan mobil mudah bergerak.
7. Turunkan
Setelah usai memperbaiki atau mengganti roda, putar tongkat pengungkit secara perlahan agar mobil turun dengan aman. Kemudian, kembalikan dongkrak ke tempat asal.
Catatan: Ketika melakukan pekerjaan mendongkrak, upayakan tidak ada orang atau anak-anak di dalam kabin.
Sumber : DapurPacu.com

Tips Parkir Paralel




Parkir paralel adalah posisi parkir yang dianggap cukup sulit untuk melakukannya oleh sebagian orang. Perlu trik khusus dan latihan untuk dapat melakukannya dengan lancar dan baik.
Gambar 1. Perkirakan bahwa ruang untu
k parkir lebih besar dari ukuran panjang mobil kita, majukan mobil hingga sejajar dengan mobil yang parkir tersebut. Usahakan ada jarak sekitar satu meter dari mobil yang parkir dengan mobil kita.

Gambar 2. Masukkan gigi mundur (R), kemudian putar stir ke sisi arah tempat parkir.
Mundurkan perlahan.. Perhatikan sudut bagian belakang mobil yang parkir.
 
Gambar 3. Saat posisi mobil sudah miring/diagonal 45 derajat, luruskan stir sambil mundur perlahan. Gambar 4. Ketika hampir mendekati trotoar, putar balik stir ke arah luar, sambil mundur perlahan

Gambar 5. Pindahkan ke gigi 1 atau D (untuk transmisi otomatis), belokkan stir ke sisi dalam untuk meluruskan posisi mobil.

Gambar 6. Bila perlu, mundurkan kembali mobil hingga antara mobil depan dan mobil belakang sama jaraknya

Sumber : Fb Divisi Humas Mabes POLRI

Tips Safety Driving

Berikut Tips Safety Driving untuk Mitsubishi Lovers :
  1. Tips safety driving yg pertama, biasakan gunakan safety belt sebelum menjalankan mobil
  2. Tips yang ke2, sesuaikan kaca spion, supaya pandangan kamu jelas dan tidak terhalang
  3. Hindari percepatan & pengereman secara mendadak, jangan sampai pengemudi lain kaget/tidak siap, sehingga membahayakan diri sendiri & orang lain
  4. Tips berikutnya, hindari berbicara di ponsel & makan atau minum ketika menyetir, karena berbahaya & mengurangi konsentrasi mengemudi
Semoga tips safety driving dari kami bermanfaat …

Wiper bantu Visibilitas pengemudi saat mengendarai



wiper

Dalam berkendara di musim hujan, tentu peran wiper menjadi sangat penting untuk mobil Anda. Karena berfungsi untuk menyapu tetesan air hujan pada kaca depan agar penglihatan pengemudi semakin jelas, visibilitas pengemudi sangat ditentukan oleh wiper. Selain air hujan, wiper juga bisa membantu menjernihkan pandangan Anda dari cairan dan kotoran lain yang menempel di kaca depan.
Dibeberapa mobil, wiper tidak hanya terdapat pada depan kaca mobil tetapi juga terdapat pada kaca belakang, bahkan ada wiper yang ditempatkan pada lampu utama yang bertugas untuk membersihkan lampu utama supaya selalu terang. Wiper yang Anda kenal ada 3 jenis yaitu wiper full frame, refill dan frameless.
Untuk produk standar mobil biasanya menggunakan wiper tipe full frame yang dilengkapi dengan gagang besi. Karena dianggap lebih kokoh dan kuat untuk mengusap kaca depan. Kekurangan wiper yang full frame adalah terletak pada bingkainya, dimana biasanya terbuat dari besi dan keras bila karet telah terkikis habis maka ada resiko kaca depan akan baret dan lecet.
Kemudian tipe refill yaitu isi ulang, karena hanya dijual karetnya saja. Pada pemasangan tipe ini harus disesuaikan dengan framenya, yaitu dengan cara dipotong sesuai panjang framenya. Cara pasangnya memang sedikit sulit karena harus memasukkan karet ke framenya secara perlahan.
Tipe yang terkakhir adalah tipe frameless, yaitu wiper yang tidak lagi menggunakan bingkai besi atau tanpa frame. Kekurangan tipe ini adalah tidak bisa diganti karetnya, karena Anda harus mengganti sekaligus semuanya dan juga harganya lebih mahal, karena tidak tersedia dalam bentuk refill. Namun wiper tipe frameless yang material plastik atau karet sintetis ini lebih lembut dan tidak beresiko membuat kaca depan baret dan lecet.
“Untuk tipe wiper ada 2 macam, ada yang standar itu gagangnya dari besi, dan satu lagi jenisnya frameless, yang bentuknya bengkok kaya pisang, frameless itu bahannya karet semua. Kalau yang standar itu karetnya dilapisi silikon, kalau bicara soal keawetan, yang standar ini bisa lebih lama, tapi kalau yang frameless itu lebih untuk gaya, mobil-mobil sekarang lebih banyak pakainya yang frameless, itu harganya lebih murah juga, karena pertama yang dilihat customer kadang soal harga dan bentuknya, jadi frameless ini lebih diminati.” Tutur Desi, Owner dari Alif Auto yang terletak di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menurutnya perawatan wiper tidak memerlukan perawatan khusus yang terlalu merepotkan, hanya jika memang terlalu sering terkena hujan/panas dan dibiarkan saja, bisa berpengaruh terhadap usia pakai wiper. “Kalau yang dijaga dengan baik, itu bisa tahan sampai 2 tahun lamanya. Yang penting kalau mobil lagi di outdoor, dan akan terkena sinar matahari yang lama, itu kasih penyangga wiper, biar nggak nyeplak karetnya di kaca mobil.”
Seiring dengan musim hujan yang melanda, faktor alam tersebut juga mempengaruhi jumlah pemesanan pemasangan wiper, “Bisa naik 30%-50% dari hari biasa,” ujar Desi. Yang penting dan perlu Anda perhatikan adalah tentang ukuran panjang wiper yang biasanya menggunakan satuan inchi. Harap diperhatikan ukuran tersebut karena tiap-tiap mobil berbeda ukurannya, bahkan wiper yang kiri dan kanan berbeda-beda ukurannya. Untuk yang frameless biasanya sudah dijual dalam bentuk pasangan, maka dari itu benar-benar dilihat spesifikasi agar sesuai dengan mobil masing-masing.

Cairan Wiper

Mengisi washer reservoir (WR) hanya dengan air saja ternyata tak cukup. Pasalnya selain debu dan serangga, ada cairan-cairan lain yang dapat menempel pada permukaan kaca depan mobil. Cipratan solar maupun oli dari mobil lain yang biasanya menempel pada permukaan kaca mobil umumnya tidak bisa hilang bila hanya disiram dengan air. Tentunya bila cairan-cairan tersebut dibiarkan menempel, akan berakibat terganggunya pandangan pengemudi. Ini bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Agar hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya air yang diisikan ke dalam WR dicampur dengan cairan khusus untuk wiper. Di beberapa toko penjual aksesoris atau yang khusus menjual cairan mobil, menyediakan cairan tersebut dengan harga yang bervariatif.

Perawatan wiper

Memasuki musim hujan, ada baiknya Anda mengecek atau memeriksa kondisi wiper mobil kesayangan Anda. Pasalnya, wiper yang berfungsi dengan baik sangat membantu saat berkendara di kala hujan deras. Wiper yang tidak terawat dengan baik akan mengganggu konsentrasi pengemudi saat berkendara akibat kaca mobil yang buram.
Meski harganya relatif murah, tapi jika tidak dirawat, maka wiper yang terbuat dari bahan karet ini, bisa bermasalah. Misalnya, jika wiper sering dibiarkan dalam kondisi kotor dan terkena sengatan matahari secara berlebihan, maka kondisinya tidak lentur lagi dan sebaliknya jadi mengeras.
Jika wiper dalam keadaan keras dan kaku, maka tidak akan bisa bekerja secara maksimal sebagai penghapus air dan kotoran. Sebaliknya justru dapat meninggalkan goresan pada permukaan kaca yang pasti akan mengganggu penglihatan. Karet wiper yang sudah buruk biasanya ditandai dengan timbulnya embun pada bagian-bagian kaca yang tersapu wiper.
Tips sederhana merawat wiper agar tetap lentur dan awet antara lain harus sering dibersihkan, terutama kerak kotoran yang sering menempel pada alat tersebut. Selain itu, jika mobil diparkir dalam waktu lama di tempat panas ataupun terik, sebaiknya wiper sedikit diangkat ke atas agar tidak menempel dengan kaca mobil yang memantulkan panas berlebihan.

Tips Merawat Wiper Mobil

Memeriksa wiper mobil hanya dibutuhkan waktu 5 menit. Ini bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Berikut tips memeriksa dan merawat wiper :
– Periksalah karet wiper dengan teliti, bila karet telah getas atau retak sebaiknya diganti.
– Merawat karet wiper agar tidak cepat getas, jangan pernah membersihkan dan mengelap pinggiran karet. Karena pada pinggiran karet terdapat lapisan kimia (Graphite) yang berfungsi untuk menjaga elastis karet. Cukup mengelap ujung karet wiper dengan lap chamois (kanebo) basah.
-Pasanglah stand untuk menyanggah saat wiper tidak digunakan, sehingga karet tidak menempel dengan kaca mobil. Kotoran maupun debu tidak menempel pada ujung karet. Jadi anda tidak perlu mengangkat wiper saat mobil parkir bahkan saat sedang mengemudi. Stand wiper dapat Anda beli di toko aksesoris mobil dengan kisaran harga 50 ribu rupiah.
– Periksa poros engkol wiper. Pastikan gerakan naik turunnya wiper lancar.
– Periksa washer (air wiper) secara berkala. Isi bila tangkinya tampak kosong.
– Atur arah semburan air washer. Yang sering terjadi, arah semburan tidak tepat mengenai lintasan wiper sehingga proses pembersihan kaca tidak berjalan dengan baik. Pastikan arah semprotan air jatuh pada bagian yang tersapu wiper. Jika semprotan macet, gunakan jarum pentul atau peniti untuk melancarkan dan menyetel arah semprotan air.

Cara Merawat Washer

Anda tentu paham bahwa tanpa washer, kerja wiper tidak akan sempurna. Semprotan air ini sangat diperlukan, khususnya saat hujan mulai berhenti untuk membersihkan kotoran di kaca akibat cipratan dari kendaraan lain. Masalah yang sering timbul, dimana semburan washer loyo atau malah tak keluar sama sekali, padahal pompa elektrik masih berfungsi. Penyebabnya bisa dipastikan adanya hambatan pada jalur air dari tangki reservoir ke nosel washer.
Berikut trik praktis untuk membantu Anda memecahkan masalah ini:
1. Cabut slang di bawah tabung reservoir, periksa apakah ada hambatan dengan menekan switch washer. Bila tak ada air yang mengucur, telusuri slang air washer di balik kap mesin.
2. Ada kemungkinan pompa tidak berfungsi saat switch ditekan. Bila ini yang terjadi, periksa konektor dan kabel yang menuju pompa. Sambungan buruk atau konektor kotor bisa menyebabkan pompa tak bekerja.
3. Jika ada sepasang washer di mobil, periksa sambungan ‘T’ yang membagi debit air. Kerap terjadi sambungan itu tersumbat kotoran atau dipenuhi lumut. Cuci bersih dan gunakan benda tajam untuk membersihkan bagian dalam sambungan.
4. Cabut slang dari nosel washer dan tiup dengan angin kompresor untuk mengeluarkan kotoran.
5. Terakhir, bersihkan nosel dengan jarum atau benda tajam lain. Setelah bersih, arahkan semprotan nosel ke bidang yang tepat di kaca depan. Jangan terlalu tinggi karena saat mobil melaju, ada kemungkinan semprotan tak jatuh di kaca akibat tertiup angin. Sebaliknya jangan terlalu rendah sampai menghalangi pandangan pengemudi.
Bila telah selesai , maka washer ini perlu dirawat agar tetap berfungsi dengan baik. Berikut beberapa langkah yang diusulkan untuk anda :
1. Lihatlah bagian dalam tabung air wiper. Jika sudah banyak keraknya, bersihkan tabung dengan sikat botol.
2. Isilah tabung wiper dengan air suling atau biasa disebut destillated water. Air suling ini sama dengan air aki penambah dengan botol berwarna biru. Bila diperlukan, campurlah air penyemprot dan wiper fluid dengan perbadingan sesuai kemasan. Produk pencampur air wiper ini mampu menghilangkan minyak dan kotoran yang hinggap di kaca depan. Jangan menggunakan sabun biasa karena bisa merusak cat dan membuat mampat saluran washer.
3. Jika semprotan air wiper tersendat atau tidak lancar, bersihkan nosel dengan jarum.
4. Perhatikan juga arah semprotan. Pastikan arah semprotan pas pada bagian yang tersapu wiper. Jika kurang pas, setel juga dengan bantuan jarum.
5. Bersihkan soket pompa air pada tabung washer dengan elektro contact cleaner.