Showroom Dealer Mitsubishi Melayani Penjualan di Seluruh Area Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, Kalimalang, Cikarang, Depok, Cinere, Cibinong, Cikeas, Cibubur, Cimanggis, Bogor, Fatmawati, Mampang, Sunter, Pondok Indah, Ciputat, Bintaro, Serpong, BSD, Alam Sutera dan Karawaci | JUAL All Tipe : ALL NEW PAJERO EXCEED, ALL NEW PAJERO SPORT DAKAR , OUTLANDER SPORT ,DELICA ,NEW MIRAGE . Information dan Pemesanan Silahkan Hub : DANNY ( Call/Sms : 0813 7198 7198 / 0878 8337 8338 / WA 0812 8666 9663 ( D0A0445A ) Melayani Penjualan,service dan suku cadang mitsubishi Wilayah JABODETABEK dan Luar Kota ( INDONESIA )

26 Mei 2016

10 Komponen Mobil Terpenting, Jangan Abaikan

Liputan6.com, Jakarta - Mobil dapat beroperasi karena adanya aspek-aspek yang saling bekerja sama secara terpadu. Mobil tidak akan melaju jika tidak ada roda misalnya, atau malah tanpa satu komponen kecil di dalam mesin.

Nah, ketika satu komponen mesin rusak, bisa saja mobil tersebut tidak dapat melaju sama sekali. Dalam hal ini, kita dapat memahami betapa pentingnya seluruh bagian pada mobil. Apalagi, harga-harga komponen tersebut mungkin saja cukup mahal.

Melansir Science Channel pada Selasa (16/6/2015), berikut adalah 10 komponen yang paling penting dari keseluruhan sistem yang bekerja pada mobil:

1. Aki
Tanpa arus listrik, mobil tidak akan dapat hidup. Mobil adalah mesin listrik, dan aki lah yang memberinya kehidupan.



Aki mengandung bahan kimia dan gas yang dapat merembes keluar dan menyebabkan korosi pada terminal aki. Menggosok terminal aki menggunakan sikat gigi dan baking soda mampu memperpanjang hidup aki.

2. Alternator

Fungsi alternator adalah untuk membangkit energi listrik ketika mesin baru hidup, terutama untuk mengisi muatan listrik aki. Memang, tanpa alternator mobil masih bisa jalan, tapi hanya sebatas sampai muatan listrik pada aki masih ada. 



Tidak ada teknik khusus untuk merawat altenator. Jika ada kerusakan, maka hal tersebut dapat dideteksi secara dini melalui konsol dashboard yang terdapat gambar aki-nya. Jika alenator rusak kurang dari 50 persen, maka itu masih bisa direkondisi. Tetapi jika sudah melebihi 50 persen, maka satu-satunya cara adalah dengan menggantinya.

 3. Powertrain Control Module 
 Mobil modern dilengkapi dengan sistem yang canggih dengan komponen utamanya disebut PCM (powertrain control module), sebuah mikrosrosesor yang berfunsi sebagai pusat informasi mobil. PCM juga sering disebut dengan ECU atau electronic control unit.


Tanpa PCM yang berfungsi, mobil tidak akan bekerja secara efisien. Dalam beberapa kasus, mobil bahkan tidak bisa berjalan sama sekali. Bagaimana tidak, PCM menerima data dari seluruh sensor mobil termasuk menghitung laju aliran bahan bakar.

4. Kolom Kemudi
Sementara PCM adalah otak elektronik mobil Anda, maka kolom kemudi adalah perangkat yang menghubungkan langsung pengemudi dengan berbagai fungsi utama mobil, atau dengan kata lain pusat kontrol mobil penting lainnya.


Beberapa kontrol yang terdapat pada kolom kemudi adalah gear shifter, mengubah lampu dan mengaktifkan wiper. Tanpa part ini, dapat dibayangkan betapa tidak mungkinnnya mengendarai sebuah mobil dengan aman.

5. Fuel injector
 Mayoritas mobil menggunakan bahan bakar fosil untuk sumber energi. Agar dapat terbakar sempurna, mobil perlu menggunakan fuel injector.
Proses pembakaran bensin pada mesin dimulai melalui fuel pump yang mendorong bensin dari tangki menuju filter bahan bakar kemudian ke fuel rails, yang jadi rumahnya fuel injector.
Fuel injector berfungsi untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar atau istilahnya mengabutkan bahan bakar.


Tips Merawat Transmisi Otomatis Supaya Tetap Halus dan Awet

Liputan6.com, Jakarta Meskipun sudah dikenal luas di masyarakat, namun masih banyak konsumen yang masih bingung dan takut tentang perawatan mobil bertransmisi otomatis.
Mobil bertransmisi otomatis makin laris manis di pasaran. Kinerjanya semakin efisien dan praktis. Dan kini mobil matik menjadi solusi pas untuk menghadapi kemacetan, terutama di kota-kota besar.
     Tak hanya kaum hawa yang semakin banyak memilih mobil tipe ini, kaum Adam pun makin tertarik. Ya, dengan tranmisi otomatis kaki dan lutut tidak akan cepat lelah karena tak ada lagi pedal kopling.
Tak hanya ditemukan di mobil sedan dan hatchback, transmisi matic menjadi varian di berbagai kelas mobil. Termasuk kelas City car salah satunya Mitsubishi Mirage .
Meskipun mobil matik sudah menjamur, kenyataannya masih ada konsumen yang bingung dan takut dalam perawatan mobil bertransmisi otomatis. Berikut ini tips sederhana untuk merawat mobil matik supaya tetap halus dan awet:

1. Memeriksa Kondisi Oli Transmisi Otomatis
Sebelum melakukan pemeriksaan, pastikan mobil berada di area bidang yang rata. Sehingga Anda bisa mengetahui volume oli dengan tepat. Anda bisa melihat kondisi oli transmisi dari dipstick.
Penggantian bisa dilakukan jika oli berubah warna menjadi kehitaman. Jika Anda melihat warna cokelat susu, ada kemungkinan oli bercampur dengan air. Segera ganti untuk mencegah karat dan kerusakan komponen lainnya.
Jika Anda menemukannya di bawah garis oli rendah, itu berarti ada kebocoran dan harus segera ditanggulangi.

2. Mengganti Oli Tranmisi Otomatis
Penggantian oli secara umum dihitung dari durasi atau waktu lamanya pemakaian. Idealnya oli transmisi diganti tiap 50 ribu kilometer. Namun, jika pengguna mobil memiliki mobilitas tinggi atau sering melewati wilayah stop and go alias macet, sebaiknya jadwal penggantian dilakukan lebih cepat. Gantilah oli transmisi secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan mobil dan gunakan oli transmisi yang sesuai.

3. Posisikan Transmisi Secara Tepat
Biasakan untuk memposisikan tuas tranmisi ke posisi netral (N) saat mobil Anda berhenti. Contohnya saat terjebak kemacetan maupun di lampu merah.
Jika Anda sering membiarkan tuas di posisi Drive (D) sama saja dengan membiarkan kanvas kopling terus bergesekan. Kanvas yang cepat aus akan membuat kinerja tranmisi otomatis tidak optimal.

4. Hindari Tancap Gas Tiba-tiba
Jangan langsung menginjak pedal gas dalam-dalam saat akan mulai berjalan karena dapat mengganggu kualitas katup solenoid.
Sistem di perangkat transmisi mobil matic membutuhkan beberapa detik untuk menghasilkan tekanan dari oli ke konverter torsi. Jika proses itu belum selesai dan terlanjur ada tekanan besar, akibatnya dapat membuat katup solenoid rusak.

5. Hindari Kebiasaan Melakukan 'Setengah Kopling'
Kondisi yang dimaksud adalah memanfaatkan kerja transmisi untuk menggantikan rem saat mobil berada di tanjakan dalam kondisi macet. Sistem transmisi 'dipaksa' menahan mobil supaya tidak merosot mundur.
Situasi ini seperti tak memindahkan posisi tuas dari D ke N saat berhenti di depan lampu merah atau saat kemacetan.
Selamat mencoba dan rawatlah mobil Anda sebaik mungkin untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan selama dalam perjalanan.

04 Mei 2016

Mitsubishi CSR Education Program



Jakarta, KompasOtomotif - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia, untuk ketiga kalinya menyelenggarakan "Mitsubishi CSR Education Program". Ini dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Selasa (3/5/2016).

Sebanyak 12 unit kendaraan penumpang Mitsubishi, 12 mesin kendaraan dan 12 set peralatan otomotif, didonasikan kepada 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Program ini sudah diselenggarakan sejak 2014 lalu.

Hisashi Ishimaki, Presiden Direktur KTB mengatakan, program ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian KTB dalam memberi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan bantuan fasilitas sarana belajar mengajar.

"Lebih dari itu, kami juga memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan otomotif kepada para siswa SMK, melalui pelatihan otomotif. Saat ini sudah ada 27 SMK di Indonesia, yang mendapat bantuan dari program Corporate Social Responsibility Mitsubishi. Semoga ini dapat memberikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Ishimaki, Selasa (3/5/2016).

Pelatihan otomotif yang diadakan KTB, ditujukan kepada sepuluh siswa terpilih dari masing-masing sekolah. Dalam pelatihan ini, materi yang diberikan yaitu Mitsubishi Service Technician Education Program (M-STEP) 1, ini merupakan keterampilan teknik dasar otomotif, dan menjadi program wajib bagi setiap mekanik Mitsubishi di seluruh dunia.

Berikut 12 sekolah yang mendapat donasi CSR Mitsubishi.
1. SMKN 34 Jakarta
2. SMK Kemala Bhayangkari 1
3. SMKN 52 Jakarta
4. SMK Karya Guna 1 Bekasi
5. SMK Sumber Daya Bekasi
6. SMK Bina Warga 1 Bogor
7. SMK Muhammadiyah 2 Bogor
8. SMK Triguna Utama Tangerang Selatan
9. SMK Angkasa 1 Margahayu Bandung
10. SMKN 1 Sukabumi
11. SMKN 2 Yogyakarta
12. SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi

02 Mei 2016

Tips Parkir Paralel Mobil Matik




Liputan6.com, Jakarta - Satu hal yang menyebalkan adalah mendapati tempat parkir yang penuh. Alhasil, mau tidak mau mencari parkir paralel.

Nah, hal yang paling menyebalkan lagi adalah saat Anda parkir di tempat yang benar dan ketika ingin keluar justru terhalang oleh mobil yang parkir paralel dan di rem tangan. Bisa dibayangkan bukan rasa dongkolnya.

Otopedia kali ini akan mengulas cara melakukan parkir paralel yang baik menggunakan mobil bertransmisi otomatis. Pada dasarnya, tips ini juga berlaku untuk mobil transmisi manual, hanya saja pengoperasiannya yang berbeda. Simak video lengkapnya di bawah ini:


https://www.vidio.com/watch/326126-otopedia-tips-parkir-paralel-mobil-matik